Minggu, 01 Juni 2014

Rainy Day Dinner Menu

Rainy Day Dinner Menu

So, A few days ago, still worked at the old office...
As usual, I and my colleagues looked for lunch near our office. The sun really really showed his power to us. I mean, damn! It was truely hot that day. But, tho the sun was so hot and sexy, and i had gut feeling that rain would come down as the evening come too (becase rain fell down after hot day too, day before).  So after having lunch, we continued our work, our office room felt hot too. It seemed like the air conditioner didn’t work because the weather outside was extremely HOOOT! (Me and my friends thought like that). And then what happened next was my gut feeling came true. About 3 and 4 pm, sky became so dark and the thunder rumbled loudly too...and after the signs, rain fell down, just down hard, as hard as it wanted...
4.30 pm. the bell rang means it’s time to go home now, but what shoud I do if the rain fall so hard like that day. So, I just could wait.Maybe about 45 minutes later, slowly, rain stopped and I decided to go home. I stopped public motorcylcle (Ojek) to take me home. Me, myself, convinced that I could reach home safe and everything would be alright. On the way home, I found that there was flood in Taman Duta residence. Oh no, my motorcycle should turn around or take other route to take home. Fortunately, we could pass this flood, that was so relieved.
As long as i sat on motorcycle i had already thought about food, food, and food, since my belly was so hungry. Warm food... ah.. could be very warm, warm my belly, warm my body, warm soul too. But mom went outside to visit my aunt’s mom who passed away that day... so it’s me had to provide meal for myself tho... okay, I stopped the motorscycle and bought an instant corn soup powder, imagined that the corn soup would be soooo warmmmm.
Nah, what came next was so unpredicable! After buying instant corn soup, I continued my way back home. The rain was really really hard indeed, and flood didn’t only happen at Taman Duta, but also in Pondok Duta (near my residence) and my motorcycle driver didn’t want to continue taking me home. And you know what, I had to walk, by my foot, walked through the water, the flood, heavy footstep because you walk in water it would be hard to walk. So hungry, cold, chill, shivered but had to keep walkin.
Huffft, finally i was getting home and i didn’t enter house soon. I went to smal stall near my house to buy some stuffs to be cooked. I picked an eggplant, ginger-milk powder, and sausages. After I reached home, i mopped floor because the roof was leak and finally I started cooking.
I checked refrigerator and only found this: lettuce, mayonnaise, egg, onions, bellpepper, and half portion yesterday- cooked-rice. And i started it. I made tempura first: Chopped the onions and eggplant, mixed the flour, water, and seasonings. Put in chopped onions and eggplants in mixed flour, wrap them with flour powder, and just fried it till it done.



After tempura, I worked for the soup. Pretty easy! Just chopped sausages into small pieces, boiled some water, added the instant corn soup powder and sausages and stirred it well. Done! As I served it, I didn’t forget to serve it with lettuce and mayonnaise, also the hot ginger-milk. And I ate a lot till belly was so full! Happy with what I’ve done... I still had to face the realita: wash the cooking and dinner utensils hahaha. 

Minggu, 11 Mei 2014

PROJECT YANG TERTUNDA-TUNDA – sebuah catatan reflektif



#EDISI JALAN-JALAN
#FAMILY TIME

PROJECT YANG TERTUNDA-TUNDA – sebuah catatan reflektif
Minggu, 11 Mei 2014
Puncak, Jawa Barat. Kita semua, atau mungkin, hampir semua dari kita, pasti pernah jalan ke kawasan wisata Puncak, Jawa Barat. Yup! Puncak yang itu, yang banyak kebon teh, banyak tukang bubur Cianjur ato nasi timbel lesehan, puncak yang katanya uda ga sedingin dulu lagi. Yah, tapi jangan salah, kalau dikunjungi sama orang-orang tersayang, tempat wisata ini tetep bisa jadi istimewa.

Kayak hari ini ni: rencana jalan-jalan ke Puncak sama Papa-Mama (Pap-Mam) untuk sekedar makan bubur ato makan jagung bakar udah ada sejak aku masih kuliahan, jomblo, punya pacar, sampe sekarang jomblo lagi tapi belom pernah kesampean. Alesannya simpel: sibuk, ngiringin orgen di gereja, males, udah kesiangan jalan, macet, harpitnas, ogah ah, dsb, dsb. Nah Nah, ceritanya hari ini, tanpa disengaja, aku sm mama uda  ke gereja hari Sabtunya, papa ke gereja Minggu pagi. Tugas wedding udah beres, tinggal nyelesein partitur temen. Singkat cerita, papaku iseng ngajak jalan ke Puncak, cari makan siang (padahal uda jam 11an, udah agk kesiangan sih mau jalan jauh2) tp aku yg nyetir mobil krn papa capek katanya. Hmm okelah, kami jadi jalan. Setidaknya, rencana yg sebenernya pending bertahun-tahun ini akhirnya bakal kesampean ni. Sampe di sana, ya kami makan siang, makan jagung bakar dan pastinya foto-foto. Walaupun sederhana, this made me so happy.
Dari event ini, aku jadi kepikiran hal ini: berharga sekali ya waktu yang bisa kita nikmati bersama keluarga kita, alias family time. Berharga sekali waktu yang bisa dinikmati sama para rangers (sebutan utk sahabat2 semasa kuliah yang makin ke sini makin syusaaaah ketemu #eits curhat).
 Apakah di antara teman-teman ada yang punya pengalaman yang tidak menyenangkan dengan keluarga?  Atau sahabat? Atau pacar? Atau tetangga? Berapa banyak waktu yang habis bersama mereka yang diisi dengan kekesalanmu karena mereka mungkin pernah menyakitimu padahal quality time dengan mereka sangat premium dan sulit didapat? Sharingku dgn beberapa sahabat-sahabatku di gereja tentang pertanyaan tersebut menghasilkan kesimpulan sederhana bahwa semua orang punya pengalaman yang tidak menyenangkan dengan anggota keluarganya atau dengan orang-orang terdekatnya. Let’s say:  berantem sama kakak/adek, berantem sama ortu, diusir dari geng, diselingkuhin pacar, ditusuk sahabat sendiri pake pisau terus ditabur garem di atas lukanya... perih bgt (haha ini istilah dr temenku), rebutan warisan, rebutan arisan, kabur/diusir dari rumah, orangtuanya berantem, dan pengalaman-pengalaman nggak enak lainnya. Aku pun punya pengalaman-pengalaman semacam itu. Lalu pertanyaan selanjutnya, benarkah bahwa orang-orang yang berpotensial membuatmu sakit hati adalah justru orang-orang terdekatmu sendiri? Lantas kalau mereka membuatmu sakit hati, apa yang kamu lakukan? Menjauhi mereka? Menghindar? Melawan?
Aku sih mungkin pernah mencoba semuanya ya, ya intinya menjauhi hal-hal yang tidak menyenangkan itu lah...  mencoba melawan ya pernah juga, tapi tidak berhasil,dan sebisa mungkin membuat diri sendiri nyaman. Tapi kok setelah mencoba meng-counter semua stimulus negatif itu, aku justru merasa ngga nyaman dengan diriku sendiri. Rasanya makin sakit karena ngerasa gagal dan ngga bisa mengubah apa pun dari orang-orang itu.
Dan proses pun berjalan... aku masih ingat nasehat seorang pastor mengenai hal itu, “kita tidak bisa menampik bahwahal-hal buruk dan tidak menyenangkan selalu ada di dunia ini, tapi, cobalah untuk berkompromi dengan hal-hal itu. Tidak perlu menyetujui sesuatu yang salah, tapi kita perlu sadar bahwa hal buruk itu selalu ada dan kita tidak bisa mengubahnya. Dari pada kita mengutuki kegelapan, lebih baik kita menyalakan lilin dalam kegelapan itu. Apa maksudnya? Maklumilah bahwa di dunia ini akan selalu ada yang baik dan yang buruk. Jika kita tidak bisa mengubah dunia, bagaimana kalau kita mulai dari diri sendiri dahulu”.
Okei, selain itu, di sebuah gathering (lupa gathering apa), ada disampaikan ayat berikut, “Karena itu, Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu. Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” – Markus 11:24-26.
Memang, susah sekali memaafkan, atau menerima hal jelek yang dilakukan orang kepada kira. Susah. Dan mungkin ada pula yang sudah memaafkan, tapi orang itu tidak juga berubah. Menerima? Owh itu paling susah juga. Melupakan? Tidak akan pernah kita bisa melupakan kalau kita belum bisa menerima dan memaafkan. Jadi? Susah, semua itu proses (like we all know, that everything is about proccess), dan patut kita usahakan. Toh orang-orang terdekat itu lah yang juga menyiramimu dengan banyak kesenangan, kasih, tempat dimana kita bisa berhuwe-huwe (Contoh: “Ncom...HUWEEEE ..  XD), minta saran dan bantuan, dan sebagainya. Jadi, jgn pernah gengsi untuk bilang Mom, Dad, guys, dear, girls, Love ya! ^^ #they are so precious, of course!


Jumat, 09 Mei 2014

Next Project will be...ARUGURUMI vs. SHAWL?


Wah, akhirnya niat tulis-tulis lagi di blog hahaha. Kalo ngga salah pos terakhir aku ya tetep di bulan Januari aja. Hahahaha agak kurang konsisten ya dalam menulis dan ngepos-ngepos.. yah.. tp gimana ya.. memang aku tidak sedang dalam project apa-apa. Setelah lulus kuliah, aku jadi sibuk cari-cari pekerjaan dan dapet pekerjaan yang 'a lil bit shocking for me'. Kerjaanku sih, sebagai MT marketing, ngga sibuk-sibuk banget, tp cukup bikin stres dan rasanya kalo ada waktu luang, aku santai-santai aja. Baru ni di bulan April akhir aku sempet lagi merajut, dan kali ini aku bikin tempat pensil -pakai sisa benang yang ada di rumah. Tempat pensil pun belum benar2 selesai!!! Masih belum difuring dan dikasi resleting... T.T.

Nah nah nah, karena udah lama bgt belum ngerajut-ngerajut lagi, kemaren sempet kepikiran untuk belajar tentang amigurumi. Apakah Anda tahu tentang amigurumi? Amigurumi itu dari bahasa Jepang. Ami means crochetted or knitted dan gurumi itu artinya boneka. Jadi, secara terminologi, amigurumi itu ya boneka yang dibuat dengan cara dirajut. Kalau mau tahu amigurumi lebih dalam, teman2 bisa cek disini Amigurumi. Banyak sekali web-web yang menyediakan pola gratisan (GRATIS!!!) dari amigurumi ini seperti, salah satunya: http://greatamigurumi.blogspot.com/, dan cukup mudah menemukan pola gratisan ini. Aku punya satu pola boneka kucing. Yang paling menarik dan bikin ngiler adalah biasanya amigurumi ini kawaii item, alias cute, lucu-lucu banget desainnya.

Sayangnya karena pola ini kebanyakan dari Jepang sono, maka polanya banyak tersaji dalam bentuk diagram-diagram rajut. Aku belum sempat belajar amigurumi karena aku agak bingung membaca polanya. Aku sempat minta tolong diajarin baca pola tersebut sama Mba Oty, empunya toko sekaligus kursus merajut Rajutan Mama di bilangan Depok. Toko Mba Oty ini ada di Detos dan cukup lengkap dan menarik. Informasi selengkapnya tentang toko Mba Oty ini bisa dilihat langsung di webnya : http://rajutanmama.com/, tapi sayangnya aku belum sempat ke sana lagi untuk belajar bikin amigurumi-nya

# break sebentar ngurusin kerjaan...

lanjut...

Nah, belum sempet aku ke tokonya Mba Oty, ada temenku yang ngasi link toko benang online. Pas aku liat-liat ternyata toko benang ini keliatannya cukup bonafit juga. Jadi aku pesan bbrp gelos benang warna-warni (benang sembur). Suka banget sama warnanya.. walaupun barangnya belum sampai ke tanganku. Rencananya benang-benang itu aku mau bikin shawl. Do you know what is shawl? Shawl  tu ya... kaya scarf gitu tapi lebih lebar, hampir mirip pashmina juga. Semoga proses pengerjaannya nanti lancar ya... hahaha, silakan ditunggu jadinya kaya apa tu shawl


HAPPY WEEKEND ALL

Selasa, 28 Januari 2014

Syal Merah Cerah, Topi 'Newsboy Cap', & Tas Genggam Model Puff

Halo teman-teman!!! Kali ini saya datang masih dengan konten tentang crochet. Kali ini saya membuat syal merah cerah pesanan dari teman saya. Puji Tuhan beliau suka dengan syal merah tersebut. Berikur penampakan syal tersebut (dan sudah saya pos juga di FB)



Setelah bikin syal merah ini saya kembali belajar membaca pola untuk membuat benda lain dari bahan rajutan. pola berikutnya yang saya coba buat adalah topi cap. Topi ini desainnya cantik dan manis. Cocok sekalli kalau dipake saat jalan-jalan atau untuk melindungi kepala dari sinar matahari. Pada dasarnya proses pengerjaan topi ini tidak terlalu rumit. Hanya saja yang membuat lelah adalah proses pengerjaannya yang musti benar-benar teliti. Teliti bagaimana? Teliti karena kita harus menghitung dengan teliti tusukan-tusukan yang kita gunakan. Jika jumah tusukan tidak sesuai dengan pola alias salah hitung, maka hasil topinya akan berbeda dengan pola yang disarankan. Saya pernah lihat topi jenis ini di mall dengan bahan kain harganya 250rn -.-... mahal sekali bukan? Jadi lebi baik buat sendiri sesuai kemauan kita ^^

Nah, berbekal benang-benang yang dipakai ternyata masih menyisakan buanyak benang, jadi saya berinisiatif untuk membuat benda lain yang berguna dari benang-benang yang masih ada. Pas awal-awal kepikiran bikin tas, tp rasanya tidak cukup. Ah! akhirnya saya menemukan apa yang mau saya buat. Saya mau membuat dompet atau tas genggam yang agak besar, sehingga dompet dan HP bisa masuk. Saya kan sering pergi hanya membawa dompet dan HP tp malas membawa tas besar-besar, pasti benda ini bisa berguna. Sekalian nih, saya mau belajar tentang tusukan puff atau puff stitch.
Wah ternyata tusukan puff stitch ini kombinasi dari 5 double crochet pada satu space tusukan! Proses pengerjaan tas ini lumayan cepat, hanya sekitar 2 hari kurang lah... Untuk menyempurnakan tas yang saya buat ini, saya membawanya ke tukang pembuat tas untuk diberi kain furing dan resleting. Awalnya saya agk terkejut karena harga ongkos pasang furingnya kok cukup mahal, yakni 50rb rupiah. Tapi, setelah saya lihat hasilnya, ya tidak kecewa karena hasilnya bagus dan kuat.


Melihat hasil tas tangan ini, mama saya minta dibuatkan satu yang warna hitam. Tunggu pos saya berikutny yaaaa ^^! Cyaaaa

Jumat, 24 Januari 2014

Crochet: Belajar Membaca Pola Sederhana

Belajar crochet tak bisa lepas dari belajar membaca pola tusukan. Banyak sekali jenis benda yang beraneka ragam motif dan bentuknya bisa dibuat tergantung dari pola tusuk yang digunakan. Setelah memahami tusuk-tusuk dasar, selanjutnya aku mesti bisa baca pola supaya bisa bikin benda yang lebih kompleks lagi. Setelah browsing dan tanya2 ke sana- sini, ternyata jenis pola pun ada banyak. Ada pola Jepang, ada pola wong bule, ada yang berupa diagram, ada pula yang berupa instruksi verbal.Pola yang menggunakan gambar/diagram biasanya merupakan diagram lambang2 tusuk yang digunakan dalam suatu project. Misalnya, dalam pola di bawah ini,
x berarti single crochet; simbol seperti huruf t berarti double crochet, danterusnya. Biasanya kalau kita belajar tentang tusukan dasar, simbol-simbol ini juga diperkenalkan. Contohnya aja kalo kita blajar dari CROCHET FOR DUMMIES.

Selain pola dengan gambar tersebut, ada pula pola-pola yang menggunakan instruksi verbal. Biasanya kalo kita browsing di internet untuk pola2 gratis, pola yang keluar adalah pola dalam bahasa Inggris. Agak sulit menemukan pola dalam bahasa Indonesia hahahah ato mungkin aku yang kurang giat ngubek2 gugel. Pola-pola verbal ini biasanya juga selalu disertai singkatan2 (abbreviations) dari tusuk-tusuk yang digunakan.

Rencananya, aku mau belajar membuat bunga mawar dan setelah browsing, aku menemukan pola MAWAR ini dalam bahasa Inggris. AKu mencoba beberapa langkah awal dan mengalami kebingungan pas harus interpretasi maksud dari pola tsb. Kebetulaaan bangettt, pas lagi bingung2, aku nemu Pola Bunga Mawar yang mirip yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, di blog mba Norika Dewi.Setelah aku membaca pola bahasa Indonesia, dan aku balik baca bahasa Inggrisnya, ternyata nyambung dan jadi lebih mudah. Setelah membaca dua pola ini, aku merasa lebih mudah membaca pola2 dalam bahasa Inggris karena uda tau kira2 inerpretasinya seperti apa ketika kita praktekin.

 Ini diaaaa bunga mawar yang berhasil aku buat dengan modal pola di atas. Terima kasihhh mba Norika dan web crochet Hachi Yarn ^^





















Minggu, 12 Januari 2014

Magenta Scarf ^^; another project

Setelah scarf/syal yang kemarin warna biru tosca selesai, seperti yang telah disampaikan sebelumnya, aku memang membuat satu syal lagi dengan motif yang berbeda. Warna magenta kupilih karena warnanya apik dan bisa dipake buat tema2 kostum paduan suara di gerejaku. Jadi maksudnya biar multifungsi gituuu hehehe. Tapi, motif syalnya beda dar yang sebelumnya. Motif syal yang kubuat kali ini katanya bisa membuat syal lebih empuk dan halus teksturnya karena teknik pengerjaannya menggunakan teknik crochet tapi hasilnya mirip pola pengerjaan knitting. Teknik pnegerjaan ini lebih membutuhkan banyak benang.


ini adalah proses awal pengerjaan syal ini. Jadi merajutnya memanjang dulu baru merajut sesuai lebar yang diinginkan. Rasanya sih jadi lebih panjaanng gitu pekerjaannya dan jadi harus lebih teliti karena kalo salah,,, ngulangnya puanjangg cyiiinn ^^. Sambil ngerjain ini aku jd kepikiran, ngerjain syal kaya gini mirip ngerjain psikotes pauli, hahahah #apakah Anda tahu? Pauli? hahahah


 Setelah beberapa baris pengerjaan, mulai terasa tekstur si syal emang beda dari syal sebelumnya. Yang ini jadi lebih empuk, dan halus teksturnya, padahal pake benang yang sama. Nah, jd langsung lanjutin aja ni dengan semangat.


 VOILAAA! ini penampakannya kalau sudah jadi hihiihihi cantik kaaan. Kemarin aku juga sudah pakai loh.

 Nah, sesuai dengan saran temenku di FB, aku juga mau coba tawarin temen2 kalo ada yang mau pesan. Tapi belum bisa yang motif keren2, jadi masih dua motif syal yang pernah aku buat aja. YAng mau pesan boleh japri aku di FB untuk konfirmasi warna, panjang, motif dan harganya. Sekarang ini aku lg membuat syal pesanan Andi, warnanya abu2. (hihihi sbnernya sih ini gift buat Andi; tp berhubung dia minta kombinasi 2 warna, ya kuanggap aja jd klien pertamaku :P). MOnggo! Aku tunggu pesanannya XD

Rabu, 08 Januari 2014

Cat Drawings; punya saya, punya Andi


Kucing, hewan lucu dan menggemaskan, tp sulit terjangkau, kenapa? Karena mamaku nda ngebolehin pelihara kucing... aku cmn bisa mengagumi si kucing dari jauh aja (bahasanya.. -.-). Untungnyah, Wongkoko (panggilan orang di kantor lama untuk pacarku) pelihara kucing dan dia juga suka kucing hahahha. Kesempatan banget kaaan, klo main ke rumahnya bisa main2 sama kucing2nya. 

Ternyata ya, setelah pacaran sm Andika (si Wongkoko td), aku baru tahu dia bisa gambar loh, ngelukis gitu dehh hehehe. Aku minta dia gambarin sketsa kucing buatku. Dia bilang iya sih, tapi beberapa bulan itu gbr belum jadi... aku jd rada merengek gitu, kenapa si gambarnya belum jadi.. Daaan... ternyata dia mau kasih surprise gambar kucing itu buat month-anniv yang ke berapa.. gitu... dan di belakang si gambar itu ada pesan-pesannya gitu, yang sukses bikin nangis hahaha. 




Inilah penampakan hadiah dr pacarku, gambar kucing-kucingnya dia (ini si Milo sm sodaranya). AKu seneng bgt waktu nerima gambar ini, cumaaan... kok ya aku penasaran ya, gabmbarnya simpel banget. Kutanyain lah, kenapa gambarnya simpel banget, boleh aku revisi g gambarnya, tp yang empunya bilang 'jangan dooong'. Baiklah hahahaha berarti ya sudah, gambar ini kupajang dengan senang hati aja di dinding kamarku. Selanjutnya, beberapa bulan kemudian, lantaran penasaran, aku buat sendiri gambar kucing versi aku. sebelumnya aku memang suka juga menggambar hanya menggunakan pensil. Setelah berpikir dan browsing2 model kucing apa yang mau kugambar, akhirnya sebuah gambar kucing lagi di dalem pot pun selesai kukerjakan.


Hahahaha bagus kaaaan? Dan gambar ini kupajang juga di kamarku


Dua gambar kucing yang berbeda dengan nilai dan arti yang berbeda juga. I love both of them! ^^